
Oleh: Asti Dewi Rahayu Fitrianingsih, M.K.M & Habibah Abidin, M.Gz
Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi kesehatan masyarakat, terutama terkait dengan kebersihan makanan. Kondisi lembap dan suhu yang berubah-ubah dapat meningkatkan risiko kontaminasi makanan oleh mikroorganisme patogen yang menyebabkan diare dan keracunan makanan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan makanan selama musim hujan menjadi sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan yang dapat mengancam terutama anak-anak dan kelompok rentan lainnya.
Risiko Meningkatnya Diare dan Keracunan Makanan di Musim Hujan
Menurut World Health Organization (WHO, 2020), penyakit diare menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak di bawah usia lima tahun, dan kejadian ini cenderung meningkat saat musim hujan karena kontaminasi air dan makanan oleh bakteri seperti Escherichia coli, Salmonella, dan Vibrio cholerae. Kondisi basah juga mempermudah penyebaran mikroba yang dapat menyebabkan keracunan makanan akibat konsumsi makanan yang terkontaminasi.
Pentingnya Kebersihan Makanan untuk Pencegahan
Kebersihan makanan meliputi proses pemilihan bahan makanan, penyimpanan, pengolahan, dan penyajian yang higienis. Studi oleh Tamang et al. (2017) menunjukkan bahwa praktik kebersihan makanan yang baik, seperti mencuci tangan sebelum memasak, memasak makanan hingga matang sempurna, serta penyimpanan makanan di suhu yang tepat, dapat secara signifikan menurunkan risiko diare dan keracunan makanan.
Tips Praktis Menjaga Kebersihan Makanan Saat Musim Hujan
- Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah memegang makanan.
- Gunakan air bersih dan aman untuk mencuci bahan makanan dan peralatan masak.
- Masak makanan hingga matang sempurna, terutama daging, ikan, dan sayuran.
- Simpan makanan dalam wadah tertutup di suhu yang sesuai agar tidak cepat basi.
- Hindari konsumsi makanan yang sudah lama tersimpan terutama jika tidak disimpan di lemari pendingin.
- Bersihkan area dapur secara rutin untuk menghindari kontaminasi silang.
Peran Masyarakat dan Lembaga Kesehatan
Edukasi tentang pentingnya kebersihan makanan harus terus digalakkan terutama menjelang dan selama musim hujan. Pemerintah dan lembaga kesehatan dapat meningkatkan program sosialisasi kebersihan pangan melalui media sosial, penyuluhan di komunitas, dan kerja sama dengan sekolah.
Referensi
- Tamang, J. P., Shin, D. H., Jung, S. J., & Chae, S. W. (2017). Functional properties of microorganisms in fermented foods. Frontiers in Microbiology, 8, 1414. https://doi.org/10.3389/fmicb.2017.01414
- World Health Organization. (2020). Diarrhoeal disease. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
