HIMAGI : Seminar Keprofesian Gizi (SEMIZI) 2025

Penulis: Asti Dewi Rahayu Fitrianingsih M.K.M

Habibah Abidin, M.Gz

Bandung, 22 Februari 2025 – Program Studi Gizi sukses menyelenggarakan acara Seminar Gizi Inspiratif (SEMIZI) 2025 sebagai wadah pengembangan kompetensi mahasiswa. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai angkatan dan menghadirkan narasumber ahli di bidang gizi klinis, masyarakat, industri, dan olahraga. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Pelaksana, Safira Tri Damayanti, serta diisi dengan sesi talkshow interaktif, tanya jawab, dan ice breaking yang dipandu oleh mahasiswa aktif sebagai moderator.

Sesi pertama diisi dua narasumber: Olivia Gresya, S.Gz sebagai Nutritionist RS Siloam Purwakarta menjadi perwakilan dari praktisi yang bekerja pada fokus Gizi Klinis dan Azira Hilwa Zuhdia, S.Tr.Gz sebagai Content Creator menjadi perwakilan dari praktisi yang bekerja pada fokus Gizi Masyarakat. Topik utama dalam sesi ini meliputi peran ahli gizi dalam pencegahan gizi buruk, strategi edukasi masyarakat, hingga tantangan profesi di lapangan. Pada sesi kedua, mahasiswa kembali terlibat sebagai moderator dan peserta diskusi. Sesi ini diisi oleh Asysyifa Riana, S.Gz., Mt., AIFO sebagai Fasilitator BPOM RI dan Food and Safety Trainer & Auditor menjadi perwakilan dari praktisi yang bekerja pada fokus Gizi Industri dan Carissa Wityadarda, S.Gz., M.Kes sebagai narasumber dari Sport and Nutrition ISNA Jawa Barat yang menjadi perwakilan dari praktisi yang bekerja pada fokus Gizi Olahraga. Materi yang dipaparkan pada sesi ini seputar gizi industri, yang menyoroti peluang karier di bidang pengembangan produk pangan, sertifikasi ISO, serta kolaborasi lintas disiplin. Sementara itu, pemateri gizi olahraga menekankan pentingnya pemahaman fisiologi tubuh atlet dan kemampuan multitasking.

Mahasiswa menunjukan ketertarikan yang tinggi dari kegitan ini dengan banyaknya pertanyaan terkait materi yang dipaparkan. Mahasiswa seperti Nanda (2022) dan Risya (2022) turut mengajukan pertanyaan kritis terkait perbedaan profesi dietisien-nutrisionis serta solusi menghadapi praktik ilegal di bidang gizi. Pada sesi dua, Frans (USTB) dan Marcela (2024) sebagai peseta turut berkontribusi dengan pertanyaan seputar pengembangan produk suplemen dan tips personal branding untuk mahasiswa gizi.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian plakat kepada narasumber dan pesan motivasi dari pemateri: “Jangan pernah berhenti belajar dan andalkan Tuhan dalam setiap langkah karier”. SEMIZI 2025 tidak hanya memperkaya wawasan akademik tetapi juga membangun jejaring antar mahasiswa dan praktisi. Melalui acara ini, mahasiswa Program Studi Gizi semakin siap menghadapi tantangan profesi di era globalisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *