BANDUNG-Pengalengan merupakan penerapan dari pengawetan dengan mempergunakan suhu tinggi. Pengalengan ini ditemukan pertama kali oleh Nicholas Appert untuk memenuhi keinginan Napoleon agar makanan yang dikirimkan untuk tentaranya yang berada jauh tidak lekas membusuk Pada prosesnya, pengalengan diberi zat kimia sebagai pengawet seperti garam, asam, gula dan sebagainya. Bahan yang dikalengkan biasanya sayur-sayuran, daging, ikan, buah-buahan, susu, kopi, dan banyak lagi macamnya Proses pengalengan yang ditujukan untuk pengawetan jangka panjang, dilakukan dengan melibatkan proses pengeluaran udara, pengemasan, pengaturan pH dan penggunaan … Continue reading “Pengalengan dan Kisahnya”
Manisan, Makanan Olahan Tradisional
Posted on Leave a comment on Manisan, Makanan Olahan TradisionalBANDUNG-Manisan adalah makanan tradisional yang banyak dibuat oleh masyarakat-masyarakat Asia seperti China, Indonesia, Thailand dan lain sebagainya. Manisan biasanya terbuat dari buah-buahan yang ditambahkan gula sebagai bahan yang dapat memperpanjang masa simpan. Pemanisan makanan yaitu dengan menaruh atau meletakkan makanan pada medium yang mengandung gula dengan kadar konsentrasi sebesar 40% untuk menurunkan kadar mikroorganisme. Penambahan gula adalah suatu proses pengolahan yang dilakukan dengan cara pemberian gula dengan tujuan untuk mengawetan karena air yang ada akan mengental pada akhirnya akan menurunkan … Continue reading “Manisan, Makanan Olahan Tradisional”
Proses Pengeringan: Dehidrasi VS Pengeringan Matahari
Posted on Leave a comment on Proses Pengeringan: Dehidrasi VS Pengeringan MatahariBANDUNG- Pengeringan merupakan salah satu metode pengawetan makanan yang dilakukan untuk memperpanjang masa simpan makanan dan membuat tekstur serta rasa yang khas pada makanan tersebut. Terdapat dua jenis proses pengeringan, diantaranya dehidrasi dan pengeringan menggunakan sinar matahari. Apa perbedaannya? Dehidrasi merupakan proses pengeringan dengan menggunakan mesin. Proses ini diuntungkan dengan dapat mengendalikan kondisi iklim dalam suatu ruangan atau lingkungan mikro, kualitas lebih baik, luas tanah sedikit, kondisi sanitasi dapat dikendalikan, terdapat reaksi non-enzimatis, kualitas masak lebih baik, memerlukan waktu yang … Continue reading “Proses Pengeringan: Dehidrasi VS Pengeringan Matahari”
Penggaraman sebagai Pengawetan Makanan
Posted on Leave a comment on Penggaraman sebagai Pengawetan MakananBANDUNG-Penggaraman menjadi salah satu metode yang dilakukan oleh kalangan masyarakat pantai guna memperpanjang masa simpan ikan hasil tangkapan nelayan. Penggaraman merupakan suatu proses pengolahan yang dilakukan dengan cara memberi garam dengan tujuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan enzim-enzim khususnya yang merusak daging dan ikan. Proses penggaraman dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya, ukuran butiran garam (ukuran yang baik 1 – 5 mm), ukuran ikan (semakin besar ikan semakin banyak garam yang dibutuhkan) dan kemurnian garam (garam yang baik adalah garam murni/NaCl). … Continue reading “Penggaraman sebagai Pengawetan Makanan”
Kenali Asap Cair untuk Pangan Hewani
Posted on Leave a comment on Kenali Asap Cair untuk Pangan HewaniBANDUNG-Proses pengasapan pada ikan menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperpanjang masa simpan pada ikan. Asap cair terbuat dari Asap komponen kayu seperti,hemiselulosa, selulosa, lignin. Dimana kualitas dan kuantitasnya tergantung bahan bakunya (jati, mangium, tusam, sengon). Pemanfaatan asap cair biasanya dilakukan di industri makanan(pengawet), kesehatan (antiseptik), pupuk, bioinsektisida, pestisida, desinfektan, herbisida dan lain sebagainya. Dalam industri makanan pengolahan ikan asap, penggunaan asap cair hanya dengan mencelupkan ikan pada asap cair yang telah ditambahkan air dan didiamkan selama 2-4 … Continue reading “Kenali Asap Cair untuk Pangan Hewani”
Keju makanan yang tidak bisa dilewatkan
Posted on Leave a comment on Keju makanan yang tidak bisa dilewatkanBANDUNG-Keju menjadi salah satu makanan yang disukai banyak orang baik di Eropa, Amerika maupun Asia. Keju terbuat dari Susu yang diinokulasi oleh mikrobia yang membentuk asam laktat dan membentuk curd/jendalan lalu dipress sehingga air hilang dan mengalami ripening/pematangan. Terdapat banyak sekali jenis keju yang beredar di seluruh dunia yang biasanya di khususkan untuk berbagai jenis makanan baik dissert, side dish atau hidangan utama. Jenis keju diantaranya seperti soft chese, swiss chesee, dan blue cheese. Soft cheese memiliki kulit luar yang … Continue reading “Keju makanan yang tidak bisa dilewatkan”
Apa itu Makanan Fermentasi?
Posted on Leave a comment on Apa itu Makanan Fermentasi?BANDUNG-Familiar dengan kimchi? tempe? atau asinan? Makanan-makanan tersebut merupakan salah satu makanan fermentasi yang umum dibuat di kalangan masyarakat Asia. Asep Prantika menjabarkan bahwa makanan fermentasi adalah makanan yang dibuat dengan bantuan mikrobia atau enzim sehingga mengalami perubahan secara biokimiawi yang dikehendaki dan dapat memberikan ciri spesifik makanan tersebut. Makanan ini memiliki ciri khas pada rasanya yang sebagian besar sangat asam, manis, berbumbu tajam dan lainnya. Namun, nilai gizi makanan meningkat dengan adanya proses fermentasi. Aroma makanan fermentasi yang khas … Continue reading “Apa itu Makanan Fermentasi?”
Bagaimana Pembuatan Tempe?
Posted on Leave a comment on Bagaimana Pembuatan Tempe?BANDUNG-Tempe adalah salah satu makanan bergizi yang terbuat dari kacang kedelai dan ragi tempe (Rhizopus sp.). Tempe menjadi salah satu makanan pengganti daging bagi kaum vegetarian dengan nilai gizi protein yang cukup tinggi. Bahkan terdapat jurnal yang menyatakan protein pada tempe setingkat dengan protein pada ayam. Tempe dibuat disebuah gudang khusus guna menjadi sarang bagi bakterinya agar mudah untuk berkembang. Kedelai di cuci dahulu dalam pembuatan tempe dan direndam selama 24 jam agar kacang kedelai mudah merekah. Setelah itu dilakukan … Continue reading “Bagaimana Pembuatan Tempe?”
Foodborne Illness yang harus diberantas!
Posted on Leave a comment on Foodborne Illness yang harus diberantas!BANDUNG-Foodborne Illness atau keracunan makanan adalah penyakit bawaan pangan adalah sebuah gangguan kesehatan yang disebabkan dari konsumsi pangan akibat terkontaminasi mikroba patogen atau bahan kimia lainnya yang berbahaya. Penyakit ini ditandai dengan mual muntah, sakit dan kejang di bagian abdomen, diare, demam dan sakit kepala yang tak kunjung berhenti. Penyakit ini biasanya rentan pada ibu hamil, anak-anak dan lansia karena sistem imunnya yang tergolong belum kuat karena ada perubahan pada satu dan lain hal. pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari … Continue reading “Foodborne Illness yang harus diberantas!”
Apa itu Kontaminasi Fisik pada Makanan??
Posted on Leave a comment on Apa itu Kontaminasi Fisik pada Makanan??BANDUNG-Yuk pahami kontaminasi fisik pada makanan. Kontaminasi fisik pada makanan biasanya diakibatkan oleh kehadiran benda asing pada makanan seperti rambut, hekter, kerikil, serangga atau bahan lainnya yang dapat mengkontaminasi makanan. Hal tersebut dapat terjadi akibat dari kesalahan food handler yang kurang hati-hati dalam menggolah atau menyajikan bahan pangan. Contoh pada beberapa makanan tradisional seperti rempeyek masih banyak yang menggunakan hekter untuk mengikat plastik makanan sehingga dapat berjatuhan dan membahayakan organ tubuh manusia. Penggunaan tusuk gigi pada makanan tradisional atau sealer … Continue reading “Apa itu Kontaminasi Fisik pada Makanan??”
