Standard Operational Prosedure Keselamatan Kerja

Posted on   Leave a comment on Standard Operational Prosedure Keselamatan Kerja

BANDUNG-Prosedur-prosedur keselamatan kerja dilakukan untuk memaksimalkan tindakan pencegahan kecelakaan kerja yang terjadi di lingkup kerja. Prosedur tersebut dibuat oleh beberapa pihak yang berhubungan dengan keselamatan kerja di perusahaan tersebut yang disesuaikan dengan undang-undang dan peraturan perintah. Terdapat 3 hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan SOP keselamatan kerja diantaranya keselamatan dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur), keselamatan dalam menangani bahaya atau resiko sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan keselamatan dalam menggunakan peralatan sesuai dengan SOP (Standar Operasional … Continue reading “Standard Operational Prosedure Keselamatan Kerja”

Landasan Hukum Keselamatan Kerja

Posted on   Leave a comment on Landasan Hukum Keselamatan Kerja

BANDUNG-Keselamatan kerja dilandasi oleh peraturan-peraturan pemerintah serta undang-undang untuk mengatur prosedur keselamatan kerja di Indonesia. Peraturan tersebut diantaranya undang-undang No. 1 Tahun 1970 (Undang- Undang Keselamatan Kerja): Memasang dalam tempat kerja yang dipimpinnya, semua gambar keselamatan kerja yang diwajibkan dan semua bahan pembinaan lainnya, pada tempat-tempat yang mudah dilihat dan terbaca menurut petunjuk pegawai pengawas atau ahli keselamatan kerja. Pemenaker No. 05/MEN/1996 (SMK3): Rambu-rambu mengenai keselamatan dan tanda pintu darurat harus dipasang sesuai dengan standar dan pedoman keselamatan kerja. Kedua … Continue reading “Landasan Hukum Keselamatan Kerja”

Pentingkah keselamatan kerja?

Posted on   Leave a comment on Pentingkah keselamatan kerja?

BANDUNG-Keselamatan kerja menjadi salah satu faktor yang sering diabaikan oleh beberapa perusahaan di Indonesia. Keselamatan kerja merupakan sarana utama yang digunakan untuk mencegah kecelakaan, cacat dan kematian sebagai akibat dari kecelakaan kerja. Keselamatan kerja menyangkut segenap proses produksi dan distribusi, baik barang maupun jasa. Keselamatan kerja perlu dilakukan untuk melindungi kesehatan tenaga kerja, meningkatkan efisiensi kerja, serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit. Keselamatan kerja berfungsi untuk mengantisipasi keberadaan faktor penyebab bahaya dan melakukan pencegahan sebelumnya, memahami jenis-jenis bahaya yang … Continue reading “Pentingkah keselamatan kerja?”

Bagaimana syarat fasilitas sanitasi higiene?

Posted on   Leave a comment on Bagaimana syarat fasilitas sanitasi higiene?

BANDUNG-Fasilitas sanitasi merupakan fasilitas-fasilitas yang mendukung kegiatan sanitasi seperti alat sanitasi, bahan saniter, ruangan-ruangan yang menunjang kegiatan sanitasi serta individu yang melakukan kegiatan sanitasi. Fasilitas tersebut memiliki aturan yang disusun sesuai dengan Undang-Undang dan peraturan pemerintah untuk menunjang kegiatan sanitasi. Persediaan air minum dan air bersih dimana air untuk memasak makanan, mencuci bahan mentah yang langsung dimakan, untuk bahan minuman, dan es balok  harus memenuhi syarat kualitas sebagai air minum yang diatur dalam Kep. Menkes No.: 907/Menkes/SK/VII/2002 serta air untuk … Continue reading “Bagaimana syarat fasilitas sanitasi higiene?”

Bagaimana persyaratan tempat pengolahan makanan?

Posted on   Leave a comment on Bagaimana persyaratan tempat pengolahan makanan?

BANDUNG-Tempat pengolahan makanan menjadi sasaran utama bagi proses sanitasi karena banyaknya bahan yang dapat mengkontaminasi jika disatukan serta mengundang serangga dan binatang pengerat. Tempat perlu dijaga selalu bersih baik sebelum maupun setelah mengolah makanan. Dalam proses pembuatan kitchen perlu diperhatikan bangunan, perlengkapan, dan peralatan yang ada harus terpelihara baik dan bersih. Semua perabotan dan peralatan dibersihkan secara rutin untuk mencegah kontaminasi. Segera setelah selesai kegiatan, lantai dicuci dan dibersihkan, termasuk saluran pembuangan, dinding dan peralatan tambahan. Toilet dan kamar ganti … Continue reading “Bagaimana persyaratan tempat pengolahan makanan?”

Faktor perlu diperhatikan Food Handler dalam Menjaga Sanitasi Higiene

Posted on   Leave a comment on Faktor perlu diperhatikan Food Handler dalam Menjaga Sanitasi Higiene

BANDUNG-Sanitasi higiene menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh food handler serta menjadi faktor utama dalam proses persiapan, pengolahan dan penyajian. Food Handler perlu memperhatikan tempat, peralatan, orang serta makanan yang dibuat dalam proses sanitasi higienenya. Tempat yang perlu diperhatikan diantaranya bangunan dimana makanan disimpan, diolah, dan disajikan. Disisi lain, pada bagian peralatan perlu diperhatikan alat yang digunakan untuk penyimpanan, pengolahan, pengangkutan, dan penyajian. Tenaga kerja/seseorang yang karena tugasnya maka ia menjamah makanan (food handlers) perlu memperhatikan personal higienenya. Serta, Bahan … Continue reading “Faktor perlu diperhatikan Food Handler dalam Menjaga Sanitasi Higiene”

Talenan sebagai penyebab Kontaminasi Silang

Posted on   Leave a comment on Talenan sebagai penyebab Kontaminasi Silang

BANDUNG-Tahukah kamu, talenan merupakan salah satu alat yang dinilai menjadi penyebab kontaminasi silang pada makanan sehingga menyebabkan bakteri pada makanan satu dan lainnya bercampur dan mengalami pembusukan. Di beberapa kasus, pencampuran bahan pangan tertentu dapat menyebabkan perubahan rasa dan keracunan makanan. Sehingga di beberapa pihak produsen makanan seperti hotel, rumah sakit, restoran, dan cafe menyediakan berbagai jenis warna talenan untuk memisahkan bahan satu dan lainnya saling bersentuhan dan mengkontaminasi. Beberapa Negara mengategorikan talenannya dan dijadikan sebagai standar Internasional untuk dijadikan … Continue reading “Talenan sebagai penyebab Kontaminasi Silang”

Manfaat menjaga Sanitation Standard Operational Prosedure (SOP)

Posted on   Leave a comment on Manfaat menjaga Sanitation Standard Operational Prosedure (SOP)

BANDUNG-SSOP yang dijadikan indikator kebersihan dalam lingkungan dan mengolah pangan dibentuk dan dibuat oleh pihak-pihak tertentu tentunya memiliki peranan penting di dalam perusahaan tersebut. Peranan-peranan tersebut menyangkut kepentingan bersama baik pimpinan, pekerja atau konsumen. Adanya SSOP dalam suatu perusahaan dapat memberikan jadwal pada prosedur sanitasi, memberikan landasan program monitoring berkesinambungan, mendorong perencanaan yang menjamin dilakukan koreksi bila diperlukan, mengidentifikasi kecenderungan dan mencegah kembali terjadinya masalah, menjamin setiap personil mengerti sanitasi, memberi sarana pelatihan yang konsisten bagi personil, meningkatkan praktek sanitasi … Continue reading “Manfaat menjaga Sanitation Standard Operational Prosedure (SOP)”

Mengapa Sanitation Standard Operational Procedure perlu dilakukan?

Posted on   Leave a comment on Mengapa Sanitation Standard Operational Procedure perlu dilakukan?

BANDUNG-Sanitation Standard Operational Procedure merupakan standar sanitasi yang biasanya dijadikan acuan untuk mencapai tingkat kebersihan yang tepat. SSOP dibuat oleh pihak-pihak tertentu yang sudah melakukan pelatihan SSOP atau HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) di lingkungan perusahaan tersebut. SSOP perlu dilakukan karena asumsi program higiene dan sanitasi akan meningkatkan kualitas sehingga tingkat keamanan produk meningkat, seirama dengan menurunnya kontaminasi mikroba, peraturan GMP (Good Manufacturing Product) mengharuskan digunakan zat tertentu yang aman & efektif, tahapan dlm higiene dan sanitasi, persyaratan minimum … Continue reading “Mengapa Sanitation Standard Operational Procedure perlu dilakukan?”

Bagaimana Kunci Sanitasi Sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP)?

Posted on   Leave a comment on Bagaimana Kunci Sanitasi Sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP)?

BANDUNG-SSOP atau Sanitasi Standar Operational Prosedur adalah hal-hal yang berkaitan dengan operasi sanitasi dan hygiene pangan suatu proses produksi atau penanganan pangan yang dikenal dengan GMP (Good Manufacturing Product). Penerapan Pre-requisite program harus didokumentasikan dalam SOP (Standard Operational Procedure) Sanitasi. SSOP memiliki 8 kunci yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan standar yang tepat sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan yang berlaku. Kunci lainnya berhubungan dengan kebersihan dan ketersediaan fasilitas di perusahaan kunci pertama dan terakhir, yakni keamanan air berhubungan dengan kebersihan dan … Continue reading “Bagaimana Kunci Sanitasi Sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP)?”