
Bogor, 30 Mei 2025 — Mahasiswa Program Studi Gizi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menampilkan Tari “Nampi Beas” dalam acara Cultural Performance di ajang internasional 28th World Congress on Clinical Nutrition (WCCN) 2025 yang diselenggarakan di IPB International Convention Center, Bogor, pada 29 Mei 2025 pukul 13.10 WIB. Penampilan ini menjadi bagian dari rangkaian WCCN 2025 yang berlangsung dari tanggal 28 hingga 31 Mei 2025, dengan mengusung tema “Functional Food, Sustainable Diet, Behavioral and Clinical Nutrition in the Interdisciplinary and Personalized Nutrition Era.”
🌾 Tentang Tari “Nampi Beas”
Tari “Nampi Beas” merupakan tarian tradisional Sunda yang menggambarkan proses menerima beras sebagai lambang syukur atas hasil panen. Gerakan-gerakan yang lemah gemulai dan penggunaan properti khas seperti nyiru mencerminkan nilai ketulusan, kesederhanaan, dan penghormatan terhadap pangan sebagai sumber kehidupan. Di tengah forum ilmiah global seperti WCCN, Tari “Nampi Beas” diangkat sebagai simbol pentingnya mengintegrasikan kearifan lokal dalam pendekatan nutrisi yang berkelanjutan dan dipersonalisasi. Pesan yang disampaikan lewat tarian ini sejalan dengan nilai-nilai gizi modern yang menekankan pentingnya keberlanjutan pangan dan budaya konsumsi yang bijak.
🎭 Budaya dan Ilmu Gizi: Sinergi di Panggung Dunia
Penampilan Tari “Nampi Beas” tidak sekadar suguhan seni, melainkan bagian dari strategi promosi budaya dan keilmuan Indonesia di forum internasional. Acara Cultural Performance ini bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada peserta konferensi dari berbagai negara, sekaligus menjadi media promosi Program Studi Gizi sebagai institusi yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global.
Adapun mahasiswa yang terlibat dalam penampilan tersebut adalah:
- Alfira Yuliani (Angkatan 2022)
- Rini Indriyani (Angkatan 2022)
- Pritta Dwi Yasinta (Angkatan 2022)
- Sherla Fertiyana (Angkatan 2023)
- Zihan Suci Ulul Azmi (Angkatan 2023)
- Nadya Putri Shakila (Angkatan 2023)
- Putri Pratiwi (Angkatan 2023)
- Hernisa Nurhanifa (Angkatan 2023)
- Ivena Almira (Angkatan 2023)
- Andika Arizal (Angkatan 2022) — sebagai anggota pendukung.
Acara Ini menjadi kesempatan emas untuk memperluas wawasan, mengembangkan jejaring internasional, dan menunjukkan kesiapan mahasiswa Indonesia untuk menjadi agen perubahan dalam sistem pangan dan gizi global.

🌐 WCCN 2025: Forum Kolaboratif bagi Masa Depan Gizi
WCCN 2025 merupakan pertemuan ilmiah bergengsi yang mempertemukan para ahli gizi klinik, peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai belahan dunia. Dengan fokus pada makanan fungsional, diet berkelanjutan, serta nutrisi klinik yang bersifat personal dan interdisipliner, kongres ini menjadi ruang kolaboratif dalam menjawab tantangan kesehatan global. Melalui sinergi antara budaya dan ilmu pengetahuan yang dihadirkan dalam acara ini, mahasiswa Prodi Gizi menunjukkan bahwa transformasi sistem pangan global membutuhkan sentuhan lokal, pendekatan holistik, dan partisipasi generasi muda yang kreatif dan inovatif.
🔗Untuk informasi lebih lanjut tentang WCCN 2025, kunjungi situs resmi: https://pergizi.org/world-congress-on-clinical-nutrition-wccn/
