Pekan ASI Sedunia 2023: Bersama-sama, dukung ibu sukses menyusui dan bekerja!

Sumber gambar: who.int

BANDUNG – Setiap tahunnya, dunia memperingati pekan ASI (breastfeeding week) pada minggu pertama bulan Agustus atau dari tanggal 1 sampai 7 Agustus–dan didukung oleh WHO, UNICEF, Kementerian Kesehatan, serta mitra masyarakat sipil. Tahun ini, tema yang diusung dalam peringatan Pekan ASI Sedunia adalah ‘Bersama-sama, dukung ibu sukses menyusui dan bekerja.’ Tema tersebut berfokus pada aktivitas menyusui dan dunia kerja. Tercatat oleh WHO bahwa lebih dari setengah miliar perempuan pekerja tidak mendapatkan dukungan oleh regulasi hukum mengenai perlindungan maternitas. Hanya 20% negara di dunia, termasuk Indonesia di dalamnya, yang mewajibkan pemberi kerja menyediakan cuti melahirkan dan fasilitas untuk menyusui atau memerah ASI.

Oleh karena itu, tema yang diusung dalam kampanye tahun ini diharapkan dapat memberikan peluang strategis untuk mengadvokasi hak-hak pekerja perempuan yang krusial untuk keberhasilan menyusui, termasuk cuti melahirkan minimal selama 18 minggu (idealnya lebih dari enam bulan) dan kebijakan pendukung setelahnya di tempat kerja. Di Indonesia sendiri, hak-hak tersebut dilindungi oleh Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.


Sumber gambar: who.int

Mengapa pemberian ASI pada bayi, khususnya ASI eksklusif selama enam bulan, merupakan kebutuhan yang mendesak dan sangat penting? ASI menyediakan gizi yang ideal bagi bayi–terutama bagi bayi yang baru lahir. Dikutip dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ASI mengandung jenis karbohidrat, protein, lemak, karnitin, serta berbagai vitamin dan mineral yang lebih sesuai dan mudah dicerna oleh bayi daripada yang terkandung di susu formula. Tidak hanya itu, ASI juga mengandung zat antibodi yang dapat membantu meningkatkan imunitas bayi terhadap beragam virus dan bakteri. Selain itu, hubungan antara ibu dan bayi bisa menjadi lebih erat melalui pemberian ASI ini. Jadi, bersama-sama mari kita sukseskan kampanye Pekan ASI Sedunia ini agar seluruh perempuan pekerja di dunia mendapatkan hak dan fasilitas menyusui yang lebih baik dan memadai. Ingat, perempuan tidak seharusnya memilih antara menyusui anak atau pekerjaan mereka!

Penulis: Serevina Uli H.S.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *