{"id":2823,"date":"2025-09-08T05:50:21","date_gmt":"2025-09-08T05:50:21","guid":{"rendered":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/?p=2823"},"modified":"2025-09-08T08:23:38","modified_gmt":"2025-09-08T08:23:38","slug":"hari-terapi-fisik-sedunia-gizi-seimbang-dan-gerak-aktif-kunci-hidup-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/2025\/09\/08\/hari-terapi-fisik-sedunia-gizi-seimbang-dan-gerak-aktif-kunci-hidup-sehat\/","title":{"rendered":"Hari Terapi Fisik Sedunia: Gizi Seimbang dan Gerak Aktif, Kunci Hidup Sehat"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2804 aligncenter\" src=\"http:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/8sep-300x150.png\" alt=\"\" width=\"462\" height=\"231\" srcset=\"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/8sep-300x150.png 300w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/8sep-1024x512.png 1024w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/8sep-768x384.png 768w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/8sep-1536x768.png 1536w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/8sep-2048x1024.png 2048w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/8sep-18x9.png 18w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/8sep-1200x600.png 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 462px) 85vw, 462px\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Oleh:<\/strong><br \/>\n<em>Asti Dewi Rahayu Fitrianingsih, M.K.M &amp; Habibah Abidin, M.Gz<\/em><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Setiap tanggal 8 September, dunia memperingati Hari Terapi Fisik Sedunia atau <em>World Physical Therapy Day<\/em>. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik, tidak hanya bagi penyembuhan dan rehabilitasi, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bagi mahasiswa dan masyarakat umum, Hari Terapi Fisik bukan sekadar milik tenaga kesehatan atau fisioterapis, melainkan ajakan bagi kita semua untuk lebih aktif bergerak, menjaga postur tubuh, serta mendukungnya dengan asupan gizi yang optimal.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kenapa Aktivitas Fisik Itu Penting?<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Gaya hidup sedentari\u2014terlalu banyak duduk, minim bergerak\u2014sudah menjadi fenomena umum, apalagi di kalangan pelajar dan mahasiswa. Padahal, kurang gerak sangat berisiko menyebabkan:<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Obesitas<\/li>\n<li>Diabetes tipe 2<\/li>\n<li>Gangguan jantung<\/li>\n<li>Nyeri otot dan sendi<\/li>\n<li>Gangguan suasana hati (depresi, cemas)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Menurut WHO (2020), lebih dari 80% remaja di dunia tidak cukup aktif secara fisik, padahal aktivitas fisik minimal 150 menit\/minggu sangat disarankan untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan sistem muskuloskeletal.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Bergerak Butuh Gizi: Kombinasi Penting untuk Hidup Seimbang<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang yang sudah rutin olahraga, tapi lupa menjaga <strong>asupan nutrisi<\/strong>. Padahal, <strong>gizi dan gerak adalah pasangan serasi<\/strong>. Aktivitas fisik tanpa gizi yang cukup justru dapat menurunkan performa, membuat tubuh cepat lelah, dan memperlambat pemulihan otot.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Peran Gizi dalam Mendukung Aktivitas Fisik:<\/strong><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Karbohidrat kompleks sebagai sumber energi utama otot<\/li>\n<li>Protein membantu pemulihan dan pembentukan jaringan otot<\/li>\n<li>Mineral seperti kalsium dan magnesium penting untuk kontraksi otot<\/li>\n<li>Antioksidan dari sayur dan buah mencegah stres oksidatif akibat olahraga<\/li>\n<li>Cairan (air putih) untuk mencegah dehidrasi selama beraktivitas<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Rekomendasi Aktivitas Fisik + Pola Makan Sehat<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Untuk Mahasiswa:<\/strong><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li><strong>Aktivitas Fisik<\/strong>:\n<ul>\n<li>Jalan kaki 30 menit sehari (ke kampus, ke warung, naik tangga)<\/li>\n<li>Peregangan atau senam ringan tiap 2 jam sekali saat duduk belajar<\/li>\n<li>Ikut komunitas olahraga kampus: futsal, yoga, badminton, zumba<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Pola Makan<\/strong>:\n<ul>\n<li>Sarapan dengan karbohidrat + protein (nasi + telur \/ oatmeal + susu)<\/li>\n<li>Makan siang seimbang dengan lauk hewani &amp; sayuran<\/li>\n<li>Camilan sore: buah segar atau kacang rebus<\/li>\n<li>Air putih 8 gelas sehari, hindari minuman manis berlebihan<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Untuk Semua Kalangan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Gerak itu gratis, tapi manfaatnya luar biasa.&#8221;<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Lakukan aktivitas ringan secara konsisten, bukan hanya saat weekend<\/li>\n<li>Gunakan waktu luang untuk bergerak, bukan hanya scrolling<\/li>\n<li>Dampingi aktivitas fisik dengan asupan nutrisi berimbang, bukan makanan instan<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Penutup: Gizi + Gerak = Hidup Berkualitas<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hari Terapi Fisik Sedunia adalah pengingat bahwa menjaga kesehatan bukan hanya urusan klinik atau rumah sakit. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan, dan itu dimulai dari pola makan yang sehat dan tubuh yang aktif bergerak.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mari jadikan 8 September sebagai titik awal untuk hidup lebih aktif, lebih bergizi, dan lebih berkualitas!<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Referensi <\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">World Health Organization. (2020). <em>Physical activity<\/em>. <a href=\"https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/physical-activity\">https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/physical-activity<\/a><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Rodriguez, N. R., DiMarco, N. M., &amp; Langley, S. (2009). Position of the American Dietetic Association, Dietitians of Canada, and the American College of Sports Medicine: Nutrition and athletic performance. <em>Journal of the American Dietetic Association, 109<\/em>(3), 509\u2013527.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Thomas, D. T., Erdman, K. A., &amp; Burke, L. M. (2016). Position of the Academy of Nutrition and Dietetics, Dietitians of Canada, and the American College of Sports Medicine: Nutrition and athletic performance. <em>Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, 116<\/em>(3), 501\u2013528.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Warburton, D. E. R., Nicol, C. W., &amp; Bredin, S. S. D. (2006). Health benefits of physical activity: The evidence. <em>CMAJ, 174<\/em>(6), 801\u2013809.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Asti Dewi Rahayu Fitrianingsih, M.K.M &amp; Habibah Abidin, M.Gz Setiap tanggal 8 September, dunia memperingati Hari Terapi Fisik Sedunia atau World Physical Therapy Day. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik, tidak hanya bagi penyembuhan dan rehabilitasi, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Bagi mahasiswa dan masyarakat umum, Hari Terapi Fisik bukan sekadar milik tenaga kesehatan atau fisioterapis, melainkan ajakan bagi kita semua untuk lebih aktif bergerak, menjaga postur tubuh, serta mendukungnya &hellip; <a href=\"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/2025\/09\/08\/hari-terapi-fisik-sedunia-gizi-seimbang-dan-gerak-aktif-kunci-hidup-sehat\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Hari Terapi Fisik Sedunia: Gizi Seimbang dan Gerak Aktif, Kunci Hidup Sehat&#8221;<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2823","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-beritagizi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2823"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2823\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}