{"id":2378,"date":"2025-01-15T03:46:09","date_gmt":"2025-01-15T03:46:09","guid":{"rendered":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/?p=2378"},"modified":"2025-02-05T03:50:23","modified_gmt":"2025-02-05T03:50:23","slug":"hari-kanker-anak-sedunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/2025\/01\/15\/hari-kanker-anak-sedunia\/","title":{"rendered":"Hari Kanker Anak Sedunia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2379\" src=\"http:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hari-kanker-Anak-Sedunia-240x300.png\" alt=\"\" width=\"240\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hari-kanker-Anak-Sedunia-240x300.png 240w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hari-kanker-Anak-Sedunia-819x1024.png 819w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hari-kanker-Anak-Sedunia-768x960.png 768w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hari-kanker-Anak-Sedunia-10x12.png 10w, https:\/\/gizifpok.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hari-kanker-Anak-Sedunia.png 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 240px) 85vw, 240px\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><strong>Bandung, Indonesia<\/strong> \u2013 Setiap 15 Februari, dunia memperingati <em>Hari Kanker Anak Sedunia<\/em> untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini, perawatan yang tepat, dan dukungan untuk anak-anak yang berjuang melawan kanker. Hari ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal bagi anak-anak yang sedang menjalani pengobatan kanker.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Menurut data dari <strong>World Health Organization (WHO)<\/strong>, kanker pada anak-anak adalah penyebab utama kematian pada anak-anak di seluruh dunia. Di Indonesia, sekitar 8.000 kasus kanker anak terdiagnosis setiap tahunnya, dengan leukimia, kanker otak, dan limfoma menjadi jenis kanker yang paling umum terjadi pada anak-anak.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><strong>Pentingnya Gizi dalam Pengobatan Kanker Anak<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Selama proses pengobatan kanker, anak-anak sering mengalami masalah gizi, baik itu penurunan nafsu makan, mual, muntah, atau perubahan metabolisme tubuh akibat efek samping dari kemoterapi dan radioterapi. Menurut <strong>The American Cancer Society<\/strong>, pemenuhan gizi yang baik sangat berperan dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak penderita kanker dan mempercepat proses pemulihan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Beberapa studi menunjukkan bahwa anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang tepat selama pengobatan kanker memiliki peluang lebih baik untuk pulih dan menghadapi efek samping pengobatan. Gizi yang baik juga dapat mendukung sistem imun anak yang tertekan selama proses pengobatan, membantu menjaga kekuatan fisik, serta mempercepat regenerasi sel-sel tubuh yang rusak akibat pengobatan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">\u201cSelain itu, pemenuhan gizi yang tepat juga dapat mempengaruhi respon tubuh terhadap pengobatan, mengurangi rasa lelah, dan memperbaiki kualitas tidur anak,\u201d ujar <strong>Fajria Saliha Puspita Prameswari, S.Gz., M.Si., Dietisien<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kebutuhan Gizi pada Anak Penyintas Kanker<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Pada anak-anak yang sedang menjalani pengobatan kanker, kebutuhan gizi tidak hanya mencakup karbohidrat, protein, dan lemak, tetapi juga mikronutrien seperti vitamin dan mineral yang mendukung proses penyembuhan. Beberapa nutrisi yang sangat penting untuk anak penyintas kanker antara lain:<\/p>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li><strong>Protein<\/strong> \u2013 Membantu perbaikan jaringan tubuh yang rusak dan mendukung sistem kekebalan tubuh.<\/li>\n<li><strong>Vitamin C dan Zinc<\/strong> \u2013 Meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan membantu mempercepat proses penyembuhan.<\/li>\n<li><strong>Asam lemak Omega-3<\/strong> \u2013 Berfungsi sebagai anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan akibat pengobatan kanker.<\/li>\n<li><strong>Karbohidrat<\/strong> \u2013 Memberikan energi yang dibutuhkan tubuh selama pengobatan.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Tantangan dan Solusi Gizi pada Anak Kanker<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Namun, meskipun pemenuhan gizi sangat penting, banyak orangtua menghadapi tantangan besar untuk memenuhi kebutuhan gizi anak yang sedang berjuang melawan kanker. Beberapa anak mungkin menolak makan karena mual, kehilangan nafsu makan, atau perasaan tidak nyaman akibat efek samping obat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, para ahli menyarankan agar orangtua bekerja sama dengan dokter gizi untuk merancang rencana makan yang tepat. Beberapa strategi yang bisa diterapkan antara lain:<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Membuat makanan yang menarik dan mudah dikonsumsi.<\/li>\n<li>Memberikan makanan dalam porsi kecil namun sering.<\/li>\n<li>Menggunakan suplemen gizi jika diperlukan, dengan pengawasan medis.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Selain itu, dukungan psikososial juga sangat penting. Memberikan semangat dan perhatian kepada anak-anak selama pengobatan dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan nafsu makan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Peringatan <em>Hari Kanker Anak Sedunia<\/em> menjadi waktu yang tepat untuk menyoroti pentingnya kesadaran terhadap kesehatan anak-anak yang tengah berjuang melawan kanker. Pemenuhan gizi yang tepat menjadi bagian krusial dalam mendukung kesembuhan dan meningkatkan kualitas hidup anak penyintas kanker. Dengan perhatian yang lebih besar terhadap masalah ini, diharapkan anak-anak yang mengidap kanker dapat mendapatkan pengobatan yang lebih efektif, dukungan keluarga yang kuat, serta pemenuhan gizi yang optimal.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li>World Health Organization (WHO) \u2013 <em>Childhood Cancer<\/em> (<a href=\"https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/cancer\">https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/cancer<\/a>)<\/li>\n<li>American Cancer Society \u2013 <em>Nutrition for Children with Cancer<\/em> (<a href=\"https:\/\/www.cancer.org\/treatment\/treatments-and-side-effects\/physical-side-effects\/nutrition-for-children-with-cancer.html\">https:\/\/www.cancer.org\/treatment\/treatments-and-side-effects\/physical-side-effects\/nutrition-for-children-with-cancer.html<\/a>)<\/li>\n<li>The National Cancer Institute \u2013 <em>Cancer Treatment and Nutrition<\/em> (<a href=\"https:\/\/www.cancer.gov\/about-cancer\/treatment\/drugs\/nutrition\">https:\/\/www.cancer.gov\/about-cancer\/treatment\/drugs\/nutrition<\/a>)<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Peringatan ini juga mengajak kita semua untuk bersama-sama memberikan dukungan, baik dari segi medis maupun emosional, demi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak penyintas kanker.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandung, Indonesia \u2013 Setiap 15 Februari, dunia memperingati Hari Kanker Anak Sedunia untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini, perawatan yang tepat, dan dukungan untuk anak-anak yang berjuang melawan kanker. Hari ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal bagi anak-anak yang sedang menjalani pengobatan kanker. Menurut data dari World Health Organization (WHO), kanker pada anak-anak adalah penyebab utama kematian pada anak-anak di seluruh dunia. Di Indonesia, sekitar 8.000 kasus kanker anak terdiagnosis setiap &hellip; <a href=\"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/2025\/01\/15\/hari-kanker-anak-sedunia\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Hari Kanker Anak Sedunia&#8221;<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2378","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-beritagizi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2378"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2378\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}