{"id":1879,"date":"2023-10-10T07:16:50","date_gmt":"2023-10-10T07:16:50","guid":{"rendered":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/?p=1879"},"modified":"2023-12-07T19:25:30","modified_gmt":"2023-12-07T19:25:30","slug":"cold-smoking-vs-hot-smoking-pada-pengasapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/2023\/10\/10\/cold-smoking-vs-hot-smoking-pada-pengasapan\/","title":{"rendered":"Cold Smoking VS Hot Smoking pada Pengasapan"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/bohatala.com\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/fig-3-14.png\" alt=\"Smoking of Meat | Smoking of Meat Process | Types of Smoking\" width=\"481\" height=\"200\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BANDUNG-Metode pengasapan terbagi menjadi dua jenis yakni pengasapan dingin dan pengasapan panas. Proses pengasapan ini memiliki caranya masing-masing dan hasil yang berbeda. Mari kita kenali kedua metode pengasapan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses pengasapan dingin biasanya dilakukan pada suhu tidak lebih dari 20-40<sup>o<\/sup>C, rH 60-70% dan membutuhkan waktu 1-3 minggu untuk proses pengasapannya sehingga bahan pangan belum matang dan belum siap dikonsumsi. Tujuannya untuk memperoleh rasa dan kenampakan spesifik. Selanjutnya, untuk memperpanjang daya awetnya, dilakukan penyimpanan dingin atau pembekuan. Proses ini dapat menghasikan produk pengasapan yang lebih awet lebih dari 1 bulan karena kadar air 20-30%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada proses pengasapan panas, suhu asap mencapai\u00a0120<sup>o<\/sup>C\u00a0atau lebih dan suhu pada daging ikan bagian dalam dapat mencapai 60<sup>o<\/sup>C dan memakan waktu lebih cepat antara 2-4 jam. Kadar air ikan asap yang dihasilkan relatif masih tinggi (&gt;60%), sehingga daya awetnya lebih rendah. Pengasapan panas biasanya menghasilkan produk yang mempunyai rasa baik, daging lunak dan cepat matang dengan perlakuan pendahuluannya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka pengasapan apa yang akan kamu gunakan untuk pangan hewani?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: AdminGizi<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG-Metode pengasapan terbagi menjadi dua jenis yakni pengasapan dingin dan pengasapan panas. Proses pengasapan ini memiliki caranya masing-masing dan hasil yang berbeda. Mari kita kenali kedua metode pengasapan ini. Proses pengasapan dingin biasanya dilakukan pada suhu tidak lebih dari 20-40oC, rH 60-70% dan membutuhkan waktu 1-3 minggu untuk proses pengasapannya sehingga bahan pangan belum matang dan belum siap dikonsumsi. Tujuannya untuk memperoleh rasa dan kenampakan spesifik. Selanjutnya, untuk memperpanjang daya awetnya, dilakukan penyimpanan dingin atau pembekuan. Proses ini dapat menghasikan &hellip; <a href=\"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/2023\/10\/10\/cold-smoking-vs-hot-smoking-pada-pengasapan\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Cold Smoking VS Hot Smoking pada Pengasapan&#8221;<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1879","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-beritagizi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1879","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1879"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1879\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1879"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1879"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gizifpok.upi.edu\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1879"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}